Selasa, 16 Juli 2013

Sejarah Berdirinya GBKP Runggun Teluk Sasah - Bintan


Pada tahun 1996 bertepatan bulan September Pertua-Diaken Batam (Pt. Andel Tarigan, Pt. Poniah Br. Bangun, dan teman-teman Permata) datang ke Bintan melalui IMKADA (Ikatan Muda-mudi Karo) dengan menyampaikan maksud dan rencana ber-PI ke Lobam. Beberapa hari kemudaian diadakan PA bersama di Blok 19, yang berkumpul tidak hannya jemaat GBKP tetapi ada yang jemaat Katolik, karena jemaat Katolik ikut juga mendukung pelayanan GBKP dan mulai diadakan kebaktian.
            Pada tahun 1997 diadakan PI ke Lobam dengan mengundang semua orang Karo dari daerah Lagoi, Lobam, dan Tanjung Pinang dengan acara PI sekaligus Keyboord dan mengundang PKKIL (Persekutuan Kristen Kawasan Industi Lobam) dan bulan Desember 1997 diadakan Natal bersama, sekalipun sederhana tapi banyak yang datang dari Batam dan semua jemaat  GBKP Lobam.
            Pada tahun 1998 diadakan pemilihan Pertua-Diaken, terpilihlah 2 Diaken dan 2 Pertua. Adapun nama yang terpilih ialah:
  1. Pt. Warta Br. Sinulingga dari Lingga
  2. Pt. Julian Guru Singa dari Bandar Baru
  3. Dk. Ruben Br. Sembiring dari Ketaren
  4. Dk. Rosma Wati Br. Sembiring dari Tanjung Merawa
Pada periode tahun 1999 sampai 2004 dilaksanakan lagi pemilihan Pertua-Diaken maka yang terpilih yaitu:
  1. Pt. Warta Br. Sinulingga
  2. Pt. Bahagia Ginting
  3. Dk. Sentosa Tarigan
  4. Dk. Setiana Br. Sembiring
Pesatnya perkembangan jemaat disebabkan karena perkembangan perusahan-perusahan yang ada di industri Lobam maka dibutuhkan penyisipan dan penambahan tenaga Pertua-Diaken  yang dilaksanakan pada tahun 2001 sampai habis periode 2004.
    1. Pt. Hitler Sebayang, Amd
    2. Pt. Hendri Perangin-angin
    3. Pt. Meliati Br. Ginting
    4. Pt. Rehulina Br. Surbakti
    5. Dk. Agustinus Bangun
e.       Dk. Benta Bangun
f.       Dk. Satriani Br. Tarigan
Setelah berakhirnya periode 1999 sampai 2004 maka diadakanlah pemilihan keseluruhan Pertua-Diaken se-GBKP dan di GBKP Perpulungan Lobam ditambah jumlah Pertua-Diaken adapun Pertua-Diaken yang terpilih yaitu:
    1. Pt. Hitler Sebayang, Amd
    2. Pt. Agustinus Bangun
    3. Pt. Bahagia Ginting
    4. Pt. Warta Br. Sinulingga
    5. Pt. Marina Br. Sembiring
    6. Pt. Marini Br. Sembiring
    7. Dk. Marlan Sembiring
    8. Dk. Setiana Br. Sembiring
    9. Dk. Rustina Br. Guru Singa
    10. Dk. Baginta Br. Sembiring
Demikian selanjutnya setiap periode pemilihan Pertua-Diaken GBKP terus diadakan, periode 2004 sampai 2009 nama-nama Pertua – Diaken  yang terpilih yaitu:
    1. Pt. Warta Br. Sinulingga
    2. Pt. Hitler  Sebayang, Amd
    3. Pt. Bahagia Ginting
    4. Pt. Agustinus  Bangun
    5. Pt. Marina Br. Sembiring
    6. Pt. Marini Br. Sembiring
    7. Dk. Setiana Br. Sembiring
    8. Dk. Baginta Br Sembiring
    9. Dk. Marlan Sembiring
    10. Dk Rustina Br. Guru Singa
Pada tahun 2007 perkembangan pelayanan gereja GBKP mulai berkembang dan terbentuknya pengurus lembaga-lembaga kategorial maka dibutuhkan penambahan dan penyisipan Pertua-Diaken. Nama- nama Pertua – Diaken yang telah pulang ke desa mereka masing-masing yaitu:
a.       Pt. Bahagia Ginting
b.      Pt. Warta Br. Sinulingga
c.       Dk. Baginta Br. Sembiring
d.      Dk. Melyati Br. Ginting

Pada bulan Agustus 2007 diadakan pemilihan penyisipan Pertua-Diaken makan yang terpilih yaitu:
a.       Pt. Eddy Sitepu, AMd
b.      Pt. Satriani Br. Tarigan
c.       Dk. Minar Ginting, ST
d.      Dk Rayati Br. Rumapea

Hamba-hamba Tuhan yang pernah melayani di Gereja GBKP T.Sasah – Bintan yaitu:
  1. Pdt. Andreas Berahmana S.Th (1997)
  2. Pdt. Pemi S.Th (dari GMIM tahun 1998)
  3. Pdt. Dewi Ekawati Br. Guru Kinayan S.Th (tahun 2000-2005)
  4. Pdt. Ibrahim Barus S.Th (Tahun 2005- 2011)
  5. Detaser Novariani Br. Kacaribu  S.Th (Februari 2008 - September 2008)  
  6. Detaser Salonika br Ginting S.Th ( November 2008 - September 2009 )
  7. Detaser Peronika br Sitepu S.Th
  8. Detaser Agusna Maya Sari br Purba S.Th
  9. Vicaris Herdiana br Sembiring S.Th - Sekarang

Setelah di tahbiskan gedung Gereja GBKP T.Sasah 11 Maret 2005 di Kampung Harapan Desah T.Sasah Kecamatan Seri Kuala Lobam Kabupaten Bintan Propinsi kepulauan Riau maka waktu Ibadah Kebaktian Minggu di  Gereja GBKP dilaksanakan 2 kali pagi dan sore tergantung jadwal ditentukan oleh PKKIL pada saat ini pagi jam 9.00 WIB sampai jam 12.00WIB dan sore jam 15.00 WIB -17.00 WIB di gedung Serbaguna MPH lama Lobam.
Kegiatan-kegiatan Kategorial dan pelayanan dalam satu minggu adalah sebagai berikut :
  1. PA Mamre setiap hari Minggu , pukul 19.30 WIB
  2. PA Moria setiap hari Senin , pukul 19.30 WIB
  3. PA Permata setiap hari Sabtu dan Minggu (sektor Imanuel dan sektor Elsadai), pukul 19.30 WIB.
  4. Tem Doa setiap hari Minggu, pukul 19.30 WIB
  5. Perpulungen jabu-jabu setiap hari Sabtu , pukul 19.30 WIB
  6. Sermon Pertua-Diaken  setiap hari Kamis , pukul 19.30 WIB
  7. Latihan Pujian setiap hari Rabu dan Kamis (di Gedung MPH Lobam dan di gereja GBKP T.Sasah)  , pukul 19.30 WIB
Gambaran jumlah jemaat yang terdaftar dari tahun 1999 sampai tahun 2005 adalah sebagai berikut :
a. Yang sudah Berkeluarga     20 KK
b. Permata                               200 Orang
c. Anak  Sekolah Minggu       15 Orang
Jumlah jemaat yang terdaftar pada tahun 2006 mengalami penurunan ± 30 % disebabkan beberapa perusahan Elektronik dan perusahan Garment dikawasan Industri Lobam tutup.
a. Yang sudah Berkeluarga     25 KK
b. Permata                               150 Orang
c. Anak  Sekolah Minggu       20 Orang
Pada tahun 2007 sampai sekarang mengalami penurunan disebabkan oleh perusahan Garment dikawasan Industri Lobam tutup dan salah satu perusahan Garment terbesar di Industri Lobam yaitu PT. Nasional juga ikut tutup. Sekitar 2600 karyawan di PHK termasuk anggota jemaat Gereja GBKP sebanyak 100 orang .
Data terakhir jumlah jemaat yang terdaftar sampai tahun 2008 yaitu:
a. Yang sudah Berkeluarga     35 KK
b. Permata                               100 Orang
c. Anak  Sekolah Minggu       30 Orang




Struktur Organisasi BP Cl. RG. GBKP T.SASAH – BINTAN
Periode 2004 - 2009

Ketua                          : Pt. Hitler  Sebayang, AMd
Wakil Ketua                 : Pt. Agustinus Bangun
Skretaris                      : Dk. Minar Ginting, ST
Wakil Skretaris             : Dk. Rayati Br. Rumapea
Bendahara                   : Pt. Marina Br. Sembiring
Wakil Bendahara         : Pt. Eddy Sitepu AMd

Struktur Organisasi BP RG. GBKP T.SASAH – BINTAN
Periode 2009 – 2014

Ketua Koinonia           : Pt. Eddy Sitepu, AMd
Ketua Marturia             : Pt. Hitler Sebayang, A.Md
Ketua Diakonia             : Dk. Marlan Sembiring

Skretaris I                    : Dk. Minar Ginting, ST
Skretaris II                   : Pt. Marini br Sembiring

Bendahara I                : Pt. Agustinus Bangun
Bendahara II                : Dk. Evawani Erika br sembiring









Sejarah Pembangunan Gedung Gereja GBKP Perpulungen Lobam

1999    ; Survey I
Di survey lokasi pertapakan gereja di Tanjung Talok DesaTeluk Sasah atas nama Prt. Andel Tarigan, Lokasi tersebut dianggap terlalu jauh dari pemukiman masyarakat dan jemaat sehingga dibatalkan

2000    ; Survey II
Di survey lokasi pertapakan gereja di area simpang Lobam Bestari atas pemilik Kapten Purn.Batu Tarigan (Alm),Lokasi tersebut tidak dianggap sudah strategis,tetapi setelah disosialisasikan dengan kepala Desa dan tokoh masyarakat Desa teluk Sasah,Lokasi Pertapakan tersebut diatas tidak disetujui oleh kepala Desa dan masyarakat Teluk Sasah

2001    ; Survey III
Dengan adanya pembukaan kapling baru di Kampung harapan Desa Teluk Sasah atas nama Alm. Amiruddin,dan informasi tersebut kita dapat dari Bpk L. Sebayang,dan beliau menyarankan untuk membeli sebidang tanah untuk pertapakan gereja..sehingga dalam waktu singkat Panitia Pembangunan dan Pertua –Diaken serta pengurus permata maka pertapakan gereja dapat dimiliki atas nama Pt.Agustinus Bangun.dan pada tanggal 23 Desember 2003 dengan nomor  registrasi 85/TS 2003
Pada survey yang ke III ini sudah dilaporkan ke BP.Runggun Batu Aji Batam,dan laporan tersebut direspon dengan baik sehingga untuk tindakan selanjutnya BP.Runggun mengutus Ketua Pembangunan (Darius Tarigan) dan arsitektur (DanielPerangin-Angin) yang didampingin oleh Ketua dan Sekretaris Runggun

Februari 2004
Kebaktian peletakan batu pertama di pertapakan gereja dipimpin oleh Pdt.Dewi Ekawati Gurki Sth.dan dihadiri oleh  BP. Runggun Batu Aji,ada pun nama-nama yang menyaksikan peletakan batu pertama adalah ;

1          Pt. Ikhwan Tama Sinulingga  (Ketua Runggun)
2          Dk. BP. Yola Brahmana                     (Sekretaris Runggun)
3          Pt.Warta Br.Sinulingga
4          Pt. Hitler Sebayang Amd
5          Pt. Bahagia Ginting
6          Dk.Agustinus Bangun
7          Dk. Setianna Br ASembiring
8          Dk.Satriani Br Tarigan
9          Dk. Benta Bangun
10        Pdt Markus Moy                                 (GBI)
11        Biring Putri
12        Bp.Dinda Purba sekeluarga
13        Nuryadi                                               (Kepala Dusun)
14        Bp. Nuhar Purba
15        Eddy Sitepu               
16        Rafel Bangun
17        Baginta Br Sembiring
18        Douglas Milala
19        Nasa  Sutejo Sitepu
20        Rapelta Gibting
21        Heryanto Ginting
22        Samuel Sinuraya
23        Losmen Sebayang                   (Tokoh masyarakat karo)
24        Seksi Konsumsi Makan siang bersama i Rumah Pt. Hitler Sebayang blok D3        no.13 Lobam Bestari

Setelah selesai peletakan batu pertama pada malam harinya Bapak Nuryadi didemo oleh beberapa masyarakat yang keberatan atas pembangunan gereja di Desa Teluk Sasah,tetapi beliau memberikan penjelasan bahwa reaksi tersebut masih dapat diantisipasi 

Tahap Pembangunan
Hasil rapat panitia pembangunan dan pengurus gereja maka dibangun gedung gereja sementara yang berukuran 8x16 m2 permanen yang di design oleh ; Daniel Perangin-Angin (Bp.Cicilia/ dari runggun Batu Aji) dan didukung oleh Dk. Ngapalsa Barus (Bp.Nita)
Untuk menunjang dana pembangunan,maka dilakukan pengumpulan dana dengan cara janji iman yang berbentuk angket

Tahap I
Pembangunan slop pondasi dan tiang pondasi dilanjutkan dengan pemasangan batako dan slop atas.
Pada saat ini juga kita mendapat tantangan dari beberapa masyarakat Desa Teluk Sasah yang menyatakan keberatan atas pembangunan gedung gereja dengan mengumpulkan tanda tangan beberapa masyarakat dan diajukan ke kepala Desa yang dijabat oleh Alm. Sukirman dan Kepala Desa tidak sanggup memberikan solusi.Dan dilanjutkan ke Kantor Camat Bintan Utara dan Camat memanggil perwakilan dari gereja –gereja yang baru dibangun di sekitar Desa Teluk Sasah yaitu ; GBKP,GKPS,GPI dan tokoh masyarakat,dan pada saat tersebut kegiatan pembangunan dihentikan sementara,tetapi melalui pertemuan ini juga tidak mendapat win win solution.Sehingga tiga bulan kemudian pembangunan baru dilanjutkan setelah situasi yang hangat sudah mulai reda.
Tahap II
Pengatapan

Tahap III
Plaster luar dalam dan plaster lantai

Tahap IV
Karena kas pembangunan gereja defisit maka dilakukan pengumpulan dana denga acara malam pujian di gedung gereja GBKP Batu Aji Batam yang didukung oleh seluruh jemaat GBKP yang ada di Batam,dan hasilnya melebihi target yang diharapkan sehingga dapat dilanjutkan dengan  perincian pembangunan sebagai berikut ;
A.                Platfond langit-langit
B.                 Pembelian kursi panjang sebanyak 31 unit
C.                 Pembelian sound system 1 set dan key board PSR 1000
D.                Pembuatan sumur

Tahap V
Listrik (penerangan) yang begitu sangat diperlukan,maka ditelusuri pemasangan listrik baru yang sangat sulit untuk didapatkan dari PLN,tapi berkat doa kita semua maka terbuka lah jalan untuk peamasangan listrik baru untuk fasilitas social dan rumah ibadah tanpa batas sehingga dengan didukung pinjaman dana dari runggun Bida Ayu Batam dan gerakan Rp.50.000 dari jemmat perpulungen Lobam maka terpasang lah listrik baru (penerangan ) di gereja karena sebelumnya kita meminjam arus dari saudara Jauhari

Tahap VI
Karena jadwal ibadah Minggu telah dilaksanakan dua kali,maka dibutuhkan satu set sound system yang dibeli dari saudara Jakup Perangin-Angin dan dilanjutkan pembangunan pagar gereja untuk mengantisipasi banjir mengingat area gereja berada di posisi rendah dan juga penambahan fasilitas olah raga bola volley disamping gedung gereja
Demikianlah riwayat singkat tentang Pembangunan gedung gereja GBKP calon Runggun Teluk Sasah Bintan
Dan kami mohon maaf jika ada kejadian yang tidak dirangkum dalam tulisan ini,begitu juga jika ada nama yang tidak tertulis kami juga mohon maaf.

Disusun bersama oleh : Panitia Pembangunan dan BP Runggun Teluk Sasah






                                                                       


Tidak ada komentar:

Posting Komentar